Mental Bayi: Ditwgur Pendeta Langsung Pindah Gereja

30 Apr 2026
Dibaca 7 kali
Renungan
Mental Bayi: Ditwgur Pendeta Langsung Pindah Gereja
Klik untuk memperbesar
MENTAL BAYI: DI TEGUR PENDETA LANGSUNG PINDAH GEREJA

Banyak orang masih memiliki mental bayi dalam kehidupan bergereja: mudah tersinggung, cepat kecewa, lalu memilih pindah gereja hanya karena ditegur pendeta. Padahal, teguran yang benar bukanlah bentuk kebencian, melainkan wujud kasih dan tanggung jawab rohani.

Jemaat yang dewasa tidak mencari gereja yang hanya memuji dan menenangkan perasaan, tetapi gereja yang berani menyampaikan kebenaran, sekalipun itu terasa pahit. Sebab pertumbuhan rohani tidak lahir dari kenyamanan semata, melainkan dari kerendahan hati untuk dikoreksi.

Pendeta bukan dipanggil untuk menyenangkan semua orang, tetapi untuk menggembalakan, menegur, menasihati, dan meluruskan jalan yang salah. Jika setiap teguran dianggap serangan pribadi, maka iman sedang dibangun di atas perasaan, bukan di atas kebenaran firman Tuhan.

Pindah gereja karena tersinggung sering kali bukan soal panggilan Tuhan, tetapi soal ego yang belum disalibkan. Orang yang dewasa rohani akan bertanya, “Apa yang Tuhan ingin ubahkan dalam diriku lewat teguran ini?” bukan “Di mana tempat yang tidak menegur saya?”

Teguran yang alkitabiah harus diterima dengan hikmat. Tentu, jika teguran dilakukan dengan cara yang salah, tetap perlu disikapi dengan bijak. Namun menolak koreksi hanya karena melukai gengsi adalah tanda hati yang belum siap dibentuk.

Gereja bukan tempat untuk memanjakan kedagingan, tetapi tempat pembentukan karakter Kristus. Jangan menjadi jemaat dengan mental bayi yang lari saat ditegur. Jadilah pribadi yang bertumbuh, kuat, dan rela dibentuk Tuhan melalui pemimpin rohani yang Ia pakai.

Karena iman yang dewasa bukan terlihat dari seberapa lama kita duduk di bangku gereja, tetapi dari seberapa rendah hati kita menerima kebenaran.

“Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat.” Amsal 10:17

#AtengJabar
#MentalBayi
#Teguran
#Nasihat